Thursday, November 12, 2015
Thursday, October 22, 2015
Menghargai Pasangan
Wednesday, October 7, 2015
Kunci kebahagiaan
Tuesday, September 29, 2015
Cipta Bahagia:- cantik di luar cantik dalaman

Tapi seringkali kita menganggap pasangan sebagai orang terakhir yang perlu dijaga hatinya kerana mereka pasti akan menerima kita seadanya.
Ada yang mengambil mudah dari segi percakapan dan tidak menghormati pasangan sebagai mana mereka menghormati orang lain.
Dari segi penampilan pula, ramai yang mengambil kesempatan dengan tidak menjaga diri atau paras rupa kerana mereka tahu hakikatnya mereka sudah mempunyai pasangan yang akan menerima mereka walau apa pun yang terjadi.
Kalau ada yang beranggapan begitu pastikan anda ubah tanggapan tersebut kerana pasangan kitalah orang yang paling perlu dijaga dan hormati. Kita juga perlu tampil menarik untuk pasangan dan bukan untuk orang lain.
Sesuai dengan topik kita cantik luaran dan dalaman, antara perkara yang perlu diberi perhatian ialah berhemah apabila berbicara, tampil dengan rupa yang menarik dan bersih serta menjaga hati pasangan dengan baik.
Bagi yang mahu berubah namun tidak tahu caranya, panduan di bawah mungkin boleh membantu.
Pertama: Paling penting dalam perhubungan ialah komunikasi yang baik.
Seringkali kita mengabaikan komunikasi yang baik dengan pasangan. Kata ganti nama diri seperti aku dan kau digunakan dalam perbualan harian, padahal lebih molek jika panggilan seperti ‘sayang’ atau ‘abang’ digunakan kerana itu boleh memupuk kemesraan.
Seperti persahabatan, pasangan yang baik perlu komunikasi yang jujur. Perlu bersedia untuk memberi pandangan, nasihat menasihati bila keadaan memerlukan. Jika salah seorang ingin meluahkan masalah, seorang lain perlu mendengar dengan baik.
Jangan pula cuba masuk campur dalam urusan pekerjaan dan keluarga jika tidak diminta. Jika ada yang berkecil hati, pastikan disuarakan dengan baik untuk mengelakkan salah faham yang lebih buruk.
Kedua: Anda dikehendaki menjadi pendengar yang setia. Bila pasangan anda dilanda masalah sebagai contoh di tempat kerja, bersedialah untuk menjadi pendengar dan jangan sesekali mengadili pasangan anda itu walaupun sebenarnya anda tahu bahawa dia yang punca masalah itu.
Apa yang perlu ialah dengar dan beri nasihat secara umum sahaja.
Ketiga: Memastikan bahawa anda tidak bertepuk sebelah tangan. Maknanya bukan anda sahaja yang menganggap pasangan anda itu perlu dihormati, malah dia juga perlu menghormati anda.
Jika ada sahabat lain yang mengutuk pasangan anda di belakangnya, andalah orangnya yang penuh yakin untuk menjadi pembela pasangan anda itu.
Tetapi jika memang pasangan anda melakukan kesalahan, terus-teranglah bahawa anda tidak selesa dia melakukan begitu, pilih perkataan yang sesuai untuk menegur dan tegurlah dengan berhati-hati agar tidak mengecilkan hatinya.
Seringkali kita mendengar rakan kita mengomel tentang bentuk tubuhnya yang semakin berisi dari hari ke hari.
Perkara yang amat lazim terjadi kepada wanita itu seperti lumrah terutama selepas melahirkan anak.
Memang ia amat merisaukan namun apa yang penting selain kerisauan itu ialah tindakan segera yang perlu diambil bagi menangani masalah tersebut.
Keempat: Laburlah sedikit wang untuk penampilan anda, tak kira sama ada untuk menguruskan badan, mencantikkan kulit, berbaju baru dan sebagainya semuanya ada harga yang perlu dibayar.
Namun percayalah ia adalah satu pelaburan yang baik demi perhubungan anda. Tapi tidak kira sama ada anda lelaki atau perempuan perlulah sama-sama mengambil berat tentang penampilan anda.
Kebersihan harus dijaga dan perlu amalkan disiplin diri. Pilihlah pakaian yang kemas dan pastikan anda melakukannya ikhlas untuk pasangan anda.
Jangan bila hendak ke kenduri atau berhari raya baru hendak bergaya. Sepatutnya bergayalah di rumah kerana ada mata dan perasaan yang lebih penting untuk dijaga.
Monday, September 21, 2015
Bahagia vs Duit
Friday, September 18, 2015
Tadahan mandian kasih sayang
Monday, August 24, 2015
Sabar : KISAH NABI AYUB
Nabi Ayub as menggambarkan sosok manusia yang paling sabar, bahkan bisa dikatakan bahwa beliau berada di puncak kesabaran. Sering orang menisbatkan kesabaran kepada Nabi Ayub. Misalnya, dikatakan: seperti sabarnya Nabi Ayub. Jadi, Nabi Ayub menjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kesabaran pada setiap bahasa, pada setiap agama, dan pada setiap budaya. Allah SWT telah memujinya dalam kitab-Nya yang berbunyi:
"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaih-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)." (QS. Shad: 44)
Yang dimaksud al-Aubah ialah kembali kepada Allah SWT. Nabi Ayub adalah seseorang yang selalu kembali kepada Allah SWT dengan zikir, syukur, dan sabar. Kesabarannya menyebabkan beliau memperoleh keselamatan dan rahasia pujian Allah SWT padanya.
Al-Qur'an al-Karim tidak menyebutkan bentuk dari penyakitnya, dan banyak cerita-cerita dongeng yang mengemukakan tentang penyakitnya. Dikatakan bahwa beliau terkena penyakit kulit yang dahsyat sehingga manusia-manusia enggan untuk mendekatinya. Dalam cuplikan kitab Taurat disebutkan berkenaan dengan Nabi Ayub: "Maka keluarlah setan dari haribaan Tuhan dan kemudian Ayub terkena suatu luka yang sangat mengerikan dari ujung kakinya sampai kepalanya." Tentu kita menolak semua ini sebagai suatu hakikat yang nyata. Kami pun tidak mentolerir jika itu dianggap sebagai perbuatan seni semata. Perhatikanlah ungkapan dalam Taurat: "Kemudian setan keluar dari haribaan Tuhan kita," sebagai orang-orang Muslim, kita mengetahui bahwa setan telah keluar dari haribaan Tuhan sejak Allah SWT menciptakan Adam as. Maka, kapan setan kembali keharibaan Tuhan? Kita berada di hadapan ungkapan seni, tetapi kita tidak berada di hadapan suatu hakikat.
Lalu, bagaimana hakikat sakitnya Nabi Ayub dan bagaimana kisahnya? Yang populer tentang cobaan Nabi Ayub dan kesabarannya adalah riwayat berikut: para malaikat di bumi berbicara sesama mereka tentang manusia dan sejauh mana ibadah mereka. Salah seorang di antara mereka berkata: "Tidak ada di muka bumi ini seorang yang lebih baik daripada Nabi Ayub. Beliau adalah orang mukmin yang paling sukses, orang mukmin yang paling agung keimanannya, yang paling banyak beribadah kepada Allah SWT dan bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya dan selalu berdakwah di jalan-Nya." Setan mendengarkan apa yang dikatakan lalu ia merasa terganggu dengan hal itu. Kemudian ia pergi menuju ke Nabi Ayub dalam rangka berusaha menggodanya tetapi Nabi Ayub adalah seorang Nabi di mana hatinya dipenuhi dengan ketulusan dan cinta kepada Allah SWT sehingga setan tidak mungkin mendapatkan jalan untuk mengganggunya.
Ketika setan berputus asa dari mengganggu Nabi Ayub, ia berkata kepada Allah SWT: "Ya Rabbi, hamba-Mu Ayub sedang menyembah-Mu dan menyucikan-Mu namun, ia menyembah-Mu bukan karena cinta, tapi ia menyembah-Mu karena kepentingan-kepentingan tertentu. Ia menyembah-Mu sebagai balasan kepada-Mu karena Engkau telah memberinya harta dan anak dan Engkau telah memberinya kekayaan dan kemuliaan. Sebenarnya ia ingin menjaga hartanya, kekayaannya, dan anak-anaknya. Seakan-akan berbagai nikmat yang Engkau karuniakan padanya adalah rahasia dalam ibadahnya. Ia takut kalau-kalau apa yang dimilikinya akan binasa dan hancur. Oleh karena itu, ibadahnya dipenuhi dengan hasrat dan rasa takut. Jadi, di dalamnya bercampur antara rasa takut dan tamak, dan bukan ibadah yang murni karena cinta."
Riwayat tersebut mengatakan bahwa Allah SWT berkata kepada iblis: "Sesungguhnya Ayub adalah hamba yang mukmin dan sejati imannya. Ayub menjadi teladan dalam keimanan dan kesabaran. Aku membolehkanmu untuk mengujinya dalam hartanya. Lakukan apa saja yang engkau inginkan, kemudian lihatlah hasil dari apa yang engkau lakukan."
Akhirnya, setan pergi dan mendatangi tanah Nabi Ayub dan berbagai tanaman dan kenikmatan yang dimilikinya. Kemudian setan itu menghancurkan semuanya. Keadaan Nabi Ayub pun berubah dari puncak kekayaan ke puncak kefakiran. Kemudian setan menunggu apa tindakan Nabi Ayub. Nabi Ayub berkata: "Oh musibah dari Allah SWT. Aku harus mengembalikan kepada-Nya amanat yang ada di sisi kami di mana Dia saat ini mengambilnya. Allah SWT telah memberi kami nikmat selama beberapa masa. Maka segala puji bagi Allah SWT atas segala nikmat yang diberikannya, dan Dia mengambil dari kami pada hari ini nikmat-nikmat itu. Bagi-Nya pujian sebagai Pemberi dan Pengambil. Aku dalam keadaan ridha dengan keputusan Allah SWT. Dia-lah yang mendatangkan manfaat dan mudharat. Dia-lah yang ridha dan Dialah yang murka. Dia adalah Penguasa. Dia memberikan kerajaan kepada siapa yang di kehendaki-Nya, dan mencabut kerajaan dari siapa yang dikehendaki-Nya; Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya." Kemudian Nabi Ayub sujud dan Iblis tampak tercengang melihat pemandangan tersebut.
Lalu setan kembali kepada Allah SWT dan berkata: "Ya Allah, jika Ayub tidak menerima nikmat kecuali dengan mengatakan pujian, dan tidak mendapatkan musibah kecuali mendapatkan kesabaran maka hal itu sebagai bentuk usahanya karena ia mendapatkan anak. Ia mengharapkan dengan melalui mereka kekayaannya meningkat dan melalui mereka ia dapat menjalani kehidupan yang lebih mudah." Riwayat mengatakan bahwa Allah SWT membolehkan bagi setan untuk berbuat apa saja kepada anak-anak Ayub. Kemudian setan menggoncangkan rumah yang di situ anak-anaknya tinggal sehingga mereka semua terbunuh. Dalam keadaan demikian, Nabi Ayub berdialog kepada Tuhannya dan menyeru: "Allah memberi dan Allah mengambil. Maka bagi-Nya pujian saat Dia memberi dan mengambil, saat Dia murka dan ridha, saat Dia mendatangkan manfaat dan mudharat. Kemudian Ayub pun sujud dan iblis lagi-lagi tampak tercengang dan merasa malu."
Iblis kembali menemui Allah SWT dan mengatakan bahwa Ayub dapat bersabar karena badannya sehat. Seandainya Engkau memberi kekuasaan kepadaku, ya Rabbi, untuk mengganggu badannya niscaya dia akan berhenti dari kesabarannya. Riwayat mengatakan bahwa Allah SWT menginzinkan setan untuk mengganggu tubuh Ayub. Dikatakan bahwa setan memukul tubuh Nabi Ayub dari kepalanya sampai kakinya sehingga Nabi Ayub sakit kulit di mana tubuhnya membusuk dan mengeluarkan nanah, bahkan keluarganya dan sahabat-sahabatnya meninggalkannya kecuali isterinya. Namun lagi-lagi Nabi Ayub tetap bersabar dan bersyukur kepada Allah SWT. Beliau memuji-Nya pada hari-hari kesehatannya dan ia tetap memuji Allah SWT saat mendapatkan ujian sakit. Dalam dua keadaan itu, Nabi Ayub tetap bersabar dan bersyukur kepada Allah SWT.
Melihat pemandangan itu, amarah setan semakin meningkat namun ia tidak mengetahui apa yang harus dilakukannya. Di sini setan mengumpulkan para penasihatnya dari pakar-pakar dan ia menceritakan tentang kisah Ayub dan meminta mereka mengeluarkan pendapat—setelah ia menyampaikan rasa putus asanya saat menggodanya atau mencoba menghilangkan sifat sabarnya dan syukurnya.
Salah seorang setan berkata: "Sungguh engkau telah mengeluarkan Adam bapak manusia dari surga, lalu darimana engkau mendatanginya? Oh, yang engkau maksud adalah Hawa?" Terbukalah di hadapan Iblis suatu ide yang baru. Lalu ia pergi ke istri Ayub dan memenuhi hatinya dengan rasa putus asa sehingga ia pergi ke Ayub dan berkata padanya: "Sampai kapan Allah SWT menyiksamu? Di mana harta, keluarga, teman dan kaum kerabat? Di mana masa jayamu dan kemuliaanmu dahulu?"
Mendengar perkataan isterinya itu, Nabi Ayub menjawab: "Sungguh engkau telah dikuasai oleh setan. Mengapa engkau menangisi kemuliaan yang telah berlalu dan anak yang telah mati?" Perempuan itu berkata: "Mengapa engkau tidak berdoa kepada Allah agar Dia menghilangkan cobaan darimu dan menyembuhkanmu serta menghilangkan kesedihannmu?" Nabi Ayub berkata: "Berapa lama kita merasakan kebahagiaan?" Istrinya menjawab: "Delapan tahun." Ayub berkata: "Berapa lama kita mendapat penderitaan?" Istrinya menjawab: "Tujuh tahun." Ayub berkata: "Aku malu jika aku meminta agar Allah SWT melepaskan penderitaanku ketika aku melihat masa kebahagiaanku. Sungguh imanmu tampak melemah dan keputusan Allah SWT membuat hatimu menjadi sempit. Seandainya aku sembuh dan kembali kepada kekuatanku, niscaya aku akan memukulmu dengan seratus kali pukulan dari tongkat. Sejak hari ini, aku tidak memakan dari makananmu dan dari minumanmu atau memerintahkanmu untuk melakukan suatu urusan. Maka pergilah kau dariku."
Akhirnya, isteri Nabi Ayub pergi sehingga Nabi Ayub tinggal sendirian dalam keadaan sabar menanggung penderitaanya. Penderitaan yang seandainya ditimpakan kepada gunung niscaya gunung tidak akan mampu menahannya. Kemudian Nabi Ayub berdoa kepada Allah SWT dalam keadaan penuh kasih sayang dan meminta belas kasih kepada-Nya. Beliau berdoa agar Allah SWT menyembuhkannya. Dan akhirnya, doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Demikianlah riwayat yang populer berkenaan dengan penderitaan Nabi Ayub dan kesabarannya.
Menurut hemat kami riwayat ini palsu karena ia sesuai dengan teks Taurat yang menjelaskan sakitnya Nabi Ayub. Begitu juga kami tidak menerima jika dikatakan bahwa penyakitnya sangat buruk sekali yang menyebabkan masyarakat lari darinya sebagaimana dikatakan oleh dongeng-dongeng kuno. Bagi kami, riwayat semacam itu bertentangan dengan kedudukan kenabian. Yang perlu kita perhatikan dan perlu kita pastikan adalah apa-apa yang telah disampaikan oleh Al-Qur'an berkenaan dengan cerita Nabi Ayub. Al-Qur'an adalah kitab satu-satunya yang pasti benar yang tiada kebatilan di depan dan di belakangnya.
Allah SWT berfirman:
"Dan (ingatlah kisah) Ayub ketika ia menyeru Tuhannya: ('Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.' Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyahit yang ada padanya dan Kami kembalihan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah." (QS. al-Anbiya': 83-84)
Kita telah memahami bahwa Nabi Ayub adalah hamba yang saleh dari hamba-hamba Allah SWT. Allah SWT menginginkan untuk mengujinya dalam hartanya, keluarganya, dan badannya. Hartanya hilang sehingga ia menjadi orang fakir setelah sebelumnya ia termasuk orang yang paling kaya. Kemudian ia ditinggalkan oleh istrinya dan keluarganya sehingga ia merasakan arti kesunyian dan kesendirian lalu ia ditimpa penyakit dalam tubuhnya dan ia merasa menderita karenanya, tetapi beliau tetap sabar menghadapi semua itu dan tetap bersyukur kepada Allah SWT.
Sakit yang dideritanya cukup lama sehingga beliau menghabiskan waktu-waktu dan hari-harinya dalam keadaan sendirian bersama penyakitnya, rasa sedihnya, dan kesendiriannya. Demikianlah Nabi Ayub merasakan segi tiga penderitaan. Segi tiga penderitaan dalam hidupnya, yaitu sakit, kesedihan, dan kesendirian. Di saat beliau mendapat cobaan seperti itu, pada suatu hari datang pada beliau salah satu pemikiran setan. Pikiran itu berputar-putar di relung hatinya; pikiran itu mengatakan padanya, wahai Ayub penyakit ini dan penderitaan yang engkau rasakan oleh karena godaaan dariku. Seandainya engkau berhenti sabar dalam satu hari saja niscaya penyakitmu akan hilang darimu. Kemudian manusia-manusia berbisik-bisik dan berkata: Seandainya Allah SWT mencintainya niscaya ia tidak akan merasakan penderitaan yang begitu hebat. Demikianlah pemikiran yang jahat itu. Setan tidak mampu untuk mengganggu seseorang kecuali dengan izin Allah SWT sebagaimana Allah SWT tidak menjadikan cinta-Nya kepada manusia identik dengan kesehatan mereka. Sesungguhnya Allah SWT menguji mereka sebagaimana yang dikehendaki-Nya.
Pikiran setan itu berputar di sekitar hati Nabi Ayub seperti berputarnya lalat di musim panas di sekitar kepala manusia, namun beliau mampu menghilangkan pikiran ini dan sambil tersenyum kepada dirinya beliau berkata: "Keluarlah hai setan! Sungguh aku tidak akan berhenti bersabar, bersyukur, dan beribadah." Akhirnya, pikiran jahat itu dengan rasa putus asa keluar dari akal Nabi Ayub. Nabi Ayub duduk dalam keadaaan marah karena setan berani untuk mengganggunya. Beliau membayangkan bahwa boleh jadi setan berani menggodanya dengan memanfaatkan kesendiriannya, penderitaannya, dan penyakitnya.
Istri Nabi Ayub datang dalam keadaan terlambat dan mendapati Nabi Ayub dalam keadaan marah. Istrinya itu menutupi kepalanya dengan suatu kain tertutup. Istri Nabi Ayub menghadirkan atau menghidangkan makanan yang baik untuknya. Nabi Ayub bertanya padanya: "Dari mana engkau mendapati uang?" Nabi Ayub telah bersumpah akan memukulnya seratus kali pukulan dengan tongkat ketika beliau sembuh, tetapi kesabarannya sungguh sangat luas seperti sungai yang besar. Dan di waktu sore, setelah mengetahui kehalalan makanan yang dihidangkan, beliau pun memakannya. Kemudian Nabi Ayub keluar menuju ke gunung dan berdoa kepada Tuhannya.
Allah SWT berfirman:
"Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Tuhannya: 'Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan.' (Allah berfirman): 'Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum. Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran. Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesugguhnya Kami mendapati dia (Ayuh) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia sangat taat (hepada Tuhannya)." (QS. Shad: 41-44)
Bagaimana kita memahami perkataan Nabi Ayub, "Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan."? Nabi Ayub ingin mengadukan kepada Tuhannya perihal keberanian setan padanya di mana setan membayangkan bahwa ia dapat mengganggunya. Nabi Ayub tidak percaya bahwa sakit yang dideritanya adalah datang karena pengaruh setan.
Demikianlah pemahaman yang sesuai dengan kemaksuman para nabi dan kesempumaan mereka. Allah SWT memerintahkan beliau untuk mandi di salah satu mata air di gunung. Allah SWT memerintahkannya agar beliau minum dari mata air ini. Kemudian Nabi Ayub melaksanakan perintah ini dan mandi serta minum. Belum lama beliau minum pada tegukan yang terakhir sehingga beliau merasakan sehat dan sembuh total dari penyakitnya. Kemudian suhu panas dalam tubuhnya pun kembali normal seperti biasanya. Allah SWT memberikan kepada Ayub dan keluarganya dan orang-orang yang seperti mereka suatu rahmat dari sisi-Nya sehingga Nabi Ayub tidak kembali sendirian. Allah SWT memberinya berlipat-lipat kekayaan dan kemuliaan dari sisi-Nya sehingga Ayub tidak menjadi fakir.
Nabi Ayub kembali mendapatkan kesehatannya setelah lama merasakan penderitaan dan sakit; Nabi Ayub bersyukur kepada Allah SWT. Beliau telah bersumpah untuk memukul istrinya sebanyak seratus pukulan dengan tongkat ketika beliau sembuh. Sekarang beliau sembuh maka Allah SWT mengetahui bahwa beliau tidak bermaksud untuk memukul istrinya. Namun agar beliau tidak sampai melanggar janjinya dan sumpahnya, Allah SWT memerintahkannya agar segera mengumpulkan seikat ranting dari bunga Raihan yang berjumlah seratus dan hendaklah beliau memukulkan itu kepada istrinya dengan sekali pukulan. Dengan demikian, beliau telah memenuhi sumpahnya dan tidak berbohong. Allah SWT membalas kesabaran Ayub dan memujinya dalam Al-Qur'an sebagaimana firman-Nya:
"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)." (QS. Shad: 44)
Tuesday, August 4, 2015
MENGHILANGKAN RASA TERTEKAN
Saturday, July 25, 2015
SENYUMAN PAGI
Bangun pagi dan berikan senyuman pada diri di hadapan cermin untuk anda serap energi yang sangat tinggi..
Energi yang tinggi yang wujud di dalam diri kita bisa tempias kepada orang-orang di sekeliling kita terutama suami dan anak-anak.
Kuasa senyuman bisa membuatkan keceriaan buat seluruh anggota keluarga anda.
Kuasa senyuman bisa membuat si suami teringat kan anda sepanjang hari begitu juga anak-anak.
Kuasa senyuman bisa membuatkan suami anda hilang stress dan bersemangat menghadapi cabaran tugasan harian.
Kuasa senyuman membebaskan anda dari masalah dan penyakit.
USAH BIARKAN Kekalutan dan kesibukkan harian sehingga kita lupa senyuman.
Wednesday, July 22, 2015
MATLAMAT DALAM PERHUBUNGAN
Setiap perhubungan yang terjalin, perlu mengutamakan matlamat dalam perhubungan yang di bina. Matlamat yang nyata dan jelas bagi kedua-dua belah pihak. Perbincangan ini harus di lakukan dan mendapat keputusan yang sama dan di persetujui sepenuhnya.
Matlamat yang berbeza bakal menyebabkan rumah tangga yang goyang.
Ini adalah kerana matlamat mendorong perbuatan, tindakan, kata-kata dan cara bagaimana setiap hari dan setiap masa ia berjalan tanpa kita sedari.
Perbezaan ini akan melahirkan perbezaan cara dan tindakan pasangan yang boleh menyebabkan perselisihan fahaman dan merasa kekurangan.
Cinta, kasih dan sayang boleh wujud bila-bila dan ia juga boleh hilang bila-bila. Ia wujud dan lahir dari layanan dan kata-kata dan ia juga boleh hilang dengan layanan dan kata-kata jua..
Ada pasangan yang ragu-ragu untuk membincangkan topik ini, dan ada diantara nya tidak tahu menjawab soalan ini. Ini adalah kerana perhubungan yang terjalin itu kerana suka, sayang dan cinta dan masih belum jelas apa yang dia mahukan dalam kehidupan.
Matlamat yang jelas akan mencegah dari kecurangan. Kecurangan wujud di sebabkan apa yang di mahukan tidak dapat di penuhi dan apa yang di mahukan ini tidak dapat di bincangkan bersama pasangan.
soalan:- APAKAH MATLAMAT ANDA DALAM HUBUNGAN YANG DI JALINKAN?
Wednesday, July 8, 2015
KATA-KATA AJAIB WUJUDKAN KEBAHAGIAAN
Tahukah anda ada 3 kata-kata ajaib yang mampu mewujudkan kebahagiaan dalam rumah tangga.
ucapkan lah:-
-terima kasih/ thank you
menghargai setiap tindakan dan usaha pasangan anda
-maaf/ i'm sorry
jika ada silap yg mengganggu emosi pasangan ringankan untuk memohon maaf.
-sayang/cinta/ i love you
kerapkan sebut perkataan sayang dan cinta agar ianya tersemai semaki kembang dan berkembang setiap hari
Walau bagaimana pun
-satu nada suara yang keras boleh mewujudkan kebencian
-satu ayat yang di lontarkan tanpa berfikir panjang boleh membuat keadaan celaru
-satu ayat yang kurang sopan membuat cinta menjadi hambar
Nada suara serta pilihan perkataan sangat penting bagi mengekalkan keharonian dan kebahagiaan dalam rumah tangga.
Pentingnya komukasi yang baik dalam perhubungan.
Cht Hayati Ramlan
Sunday, June 28, 2015
Apakah yang anda fahami tentang hipnosis?
Saturday, June 27, 2015
MENGENAL KELEBIHAN DERIA ANDA, PASANGAN DAN ANAK-ANAK ANDA
JOM KITA SEMAK.... LIHAT JAWAPAN ANDA.. YANG MANA SATUKAH KELEBIHAN MAXIMUM DERIA ANDA? V,A ATAU K?
TEKNIK 1 : MEMUKAU PASANGAN ANDA DENGAN KOMUNIKASI KEDERIAAN (VAKOG)
1. Selepas ujian atau peperiksaan, anda lebih suka mengetahui keputusan yang anda peroleh dengan cara:
V) Keputusan dipampang di papan kenyataan.
A) Mendengar pengunguman dari guru.
K) Guru mengedarkan kertas ujian yang telah ditanda kepada anda.
2. Jika seseorang bertanya arah bagaimana untuk pergi ke satu tempat, anda akan:
V) Lakar atau beri peta kepada orang tersebut.
A) Beritahu orang tersebut arah perjalanan yang betul.
K) Pergi ke tempat tersebut bersama orang itu.
3. Adakah anda lebih suka jika cikgu anda:
V) Menunjukkan data dalam bentuk diagram, carta atau graf?
A) Membuat perbincangan berkumpulan atau memberikan soalan?
K) Memberikan demonstrasi, model atau latihan praktikal?
4. Saya suka laman web yang mempunyai:
V) Rekabentuk dan visual yang menarik.
A) Saluran audio agar saya boleh mendengar muzik sambil melayari internet.
K) Penerangan interaktif atau permainan yang boleh dicuba.
5. Anda perlu menyampaikan ucapan dalam suatu majlis keramaian. Anda akan:
V) Lakar diagram atau graf untuk membantu penerangan anda.
A) Tulis ucapan tersebut dan baca berulang kali sehingga anda ingat.
K) Mengumpul banyak contoh dan cerita untuk membuatkan ucapan anda menjadi lebih baik.
6. Selain harga, apakah yang mempengaruhi keputusan anda untuk membeli sebuah buku cerita/novel?
V) ‘Cantiklah kulit buku ni...’
A) Kawan anda berkata ‘belilah buku ni. Baguuuus...’
K) Buku tersebut ditulis berdasarkan kisah benar.
7. Anda baru belajar menggunakan playstation. Anda belajar dengan cara:
V) Melihat gambarajah dalam buku manual yang disertakan dengan playstation tersebut.
A) Bertanya dengan kawan.
K) Kaedah cubajaya dengan menekan-nekan punat pada controller.
8. Anda ingin memilih makanan di sebuah restoran. Anda pilih berdasarkan:
V) Lihat apa yang pelanggan lain disekeliling anda sedang makan.
A) Saranan kawan anda atau pelayan.
K) Hidangan yang anda pernah makan (atau selalu makan dirumah).
9. Jika anda menonton wayang, anda pilih untuk menonton suatu cerita itu kerana:
V) Iklan tentang filem tersebut yang menarik.
A) Ramai orang berkata bahawa cerita tersebut bagus.
K) Anda suka dengan pelakon dalam cerita tersebut.
10. Anda dan kumpulan anda sedang berbincang untuk berkelah ke satu tempat, anda suka idea
yang disertakan dengan:
V) Gambar tentang tempat tersebut.
A) Alamat, nombor telefon tempat tersebut agar senang untuk bertanya soalan.
K) Peta agar anda tahu bagaimana untuk ke tempat tersebut.
11. Jika anda ingin membeli kain / baju-T, anda akan beli baju berdasarkan:
V) Bentuk dan warnanya menarik.
A) Jurujual berkata ‘baju ini sesuai dengan anda’.
K) Kain/baju itu selesa dipakai.
12. Anda tidak pasti sama ada suatu perkataan itu di eja `advise' atau `advice'. Anda akan:
V) Bayangkan perkataan tersebut dalam minda dan pilih yang nampak lebih sesuai bagi anda.
A) Bezakan bunyi kedua-dua perkataan disebut dan pilih salah satu.
K) Pilih salah satu dengan cara baling dadu.
13. Haiwan peliharaan saya:
V) Cantik warnanya.
A) Suaranya merdu / sedap didengar.
K) Suka bermain dan amat lincah.
14. Kawan anda:
V) Selalu nampak kemas.
A) boleh membuatkan anda tenang dengan kata-katanya.
K) Mempunyai semangat berpasukan dan energetik.







































